Beranda Warta Desa Dukung SDGs dan Program PKK, Tim KKN Internasional Desa Cintakarya Gelar Pelatihan...

Dukung SDGs dan Program PKK, Tim KKN Internasional Desa Cintakarya Gelar Pelatihan “Eco-Soappreneur” Olah Limbah Organik Jadi Sabun

40
0

CINTAKARYA – Tim Penggerak PKK bersama tim mahasiswa KKN Internasional menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Praktik Eco-Soappreneur pada Selasa (18/8/2026) berlokasi di Aula Kantor Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Program ini difokuskan pada pengolahan limbah organik rumah tangga melalui pembuatan Eco-Enzyme hingga dikembangkan menjadi produk sabun ramah lingkungan yang bernilai ekonomi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung antusias dan dihadiri lebih dari 50 peserta dari unsur kader TP PKK Desa Cintakarya, para Kepala Dusun, serta jajaran Perangkat Desa. Turut hadir memberikan dukungan langsung Camat Parigi, Kepala Desa Cintakarya, dan Ketua TP PKK Desa Cintakarya.

Hadir sebagai narasumber utama, Umi Laelatussofiah, S.T., selaku Penelaahan Teknis Kebijakan Bidang Pengelolaan Sampah Limbah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangandaran. Pemateri membekali peserta dengan edukasi pemilahan sampah dari sumbernya sekaligus memandu praktik langsung pembuatan eco-enzyme dan olahannya menjadi produk sabun.

Program Eco-Soappreneur ini diusung untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

dalam 10 Program Pokok PKK, utamanya Program No. 5 (Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga), Program No. 6 (Pendidikan dan Keterampilan), Program No. 8 (Pengembangan Kehidupan Berkoperasi/Pemberdayaan Ekonomi), serta Program No. 9 (Kelestarian Lingkungan Hidup).

Melalui pelatihan ini, Camat Parigi dalam sambutannya berharap para peserta tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi dapat menerapkan keterampilan ini secara berkelanjutan di rumah tangga masing-masing guna mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan mandiri secara ekonomi.

Pasang

LEAVE A REPLY

Silahkan berikan komentar!
Silahkan masukan nama anda di sini