Beranda UKM MENGENAL PENGRAJIN GOLOK DUSUN SIDAHURIP

MENGENAL PENGRAJIN GOLOK DUSUN SIDAHURIP

153
0

Cintakarya, bicara tentang Desa ini memang tidak ada habisnya. Banyak sekali karya dan potensi-potensi desa ini yang belum tereksplor, salah satunya adalah pengrajin golok . Kami dari tim KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Galuh Ciamis mencoba mengunjungi kelompok pengrajin golok .

Pak Encu adalah salah satu pengrajin golok yang berada di dusun Sidahurip Desa Cintakarya, pak Encu adalah generasi keempat penerus pandai besi dan pak Encu mulai bekerja sejak tahun 1973. Karyanya sudah terkenal di daerah Pangandaran, golok ini bukan sembarang golok karena golok ini terbukti sangat tajam bahkan kampak wiro sableng pun kalah tajam dengan golok buatan Pak Encu ini. Memang bener-bener sableng dah golok pak Encu ini.

Pak Encu tidak sendiri dalam membuat golok ini, pak Encu dibantu oleh 5 orang pekerja yang masing-masing memiliki tugas yang berbeda,bukan hanya golok saja yang dibuat oleh Pak Encu dan para pekerjanya, melainkan bermacam-macam peralatan perkakas diantaranya adalah parang, pisau, dan celurit. Bahan yang digunakan  adalah besi, kayu, dan tanduk kerbau.

Kayu ini sendiri diimport dari sumatera yang bernama kayu kijulang, kayu ini berguna untuk tempat menyimpan golok, dan untuk membuat perah (pegangan golok) terbuat dari tanduk kerbau yang diimport langsung dari Kalimantan, karena diwilayah Pangandaran sendiri susah untuk mendapatkan bahan bakunya. Untuk pembelian 1kg tanduk kerbau pak Encu membeli dengan harga Rp 160.000,-

Adapun fungsi tanduk tersendiri berbeda-beda, jika tanduk kerbau jantan untuk perah (pegangan golok) sedangkan tanduk kerbau betina untuk tali hiasan disangkur goloknya. Proses pembuatannya sendiri memerlukan waktu kurang lebih dua hari. Sekedar informasi saja, modal awal pembuatan   per golok sendiri ini adalah Rp300.000,- kemudian untuk harga jualnya adalah      Rp 350.000,- s/d Rp 500.000,-

 

Pasang

LEAVE A REPLY

Silahkan berikan komentar!
Silahkan masukan nama anda di sini